Rossa • Apr 02 2025

Musang (keluarga Viverridae) termasuk dalam golongan mamalia kecil yang tetap berada di bawah subordo Feliformia, yakni grup binatang dengan tampilan atau karakteristik serupa kucing. Diduga terdapat antara 15 sampai 20 jenis musang unik dengan distribusi geografis mencakup wilayah Dunia Lama seperti bagian Asia, Afrika, serta Eropa. Salah satu spesies musang yang cukup mudah dikenali dari kerabatnya adalah musang tenggalung (
Viverra tangalunga
).
Mengapa tidak? Ukuran badannya sekitar sama seperti kucing rumahan, yaitu antara 58-95 sentimeter dalam panjang tubuh dengan bobot berkisar dari 1,4 sampai 4,5 kilogram. Apalagi, pola warna bulu musang tenggalung sangat menyerupai kelinci piaraan kita karena ditumbuhi bulu berwarna abu-abu dengan jalur hitam di bagian punggung serta titik-titik tersebar di seluruh tubuhnya. Walaupun termasuk ke dalam subordo yang sama dan memiliki fitur fisik serupa, pastinya musang tenggelung adalah spesies hewan yang cukup berbeda dibandingkan dengan kucing domestik.
Mereka mempunyai banyak hal unik yang seringkali membuat orang ingin mendekatinya dan bahkan mengambilnya sebagai binatang peliharaan. Baik dari cara bertindak maupun bau khusus yang bisa dihasilkan oleh musang tenggalung akan kita jelajahi secara menyeluruh dalam kesempatan ini. Oleh karena itu, jika Anda sudah tidak sabar, pastikan untuk tidak melewatkan paparan kami hari ini yaa!

Musang tenggalung terbatas pada area Asia Tenggara saja. Secara lebih rinci, satwa ini bisa ditemui dari kawasan Malaysia sampai Indonesia (terdiri atas Sumatera, Kalimantan, Jawa, serta beberapa pulau kecil di dekat Sumatera) bahkan mencapai Filipina juga. Mengenai tempat tinggalnya, musang tenggalung merupakan hewan dengan adaptasi lingkungan yang lumayan luwes.
Dilansir
Animal Diversity
Musang ini mampu hidup di hutan, padang rumput, gunung, serta semak-belukar. Bahkan, bersamaan dengan pertumbuhan permukiman manusia dalam radius distribusi mereka, musang tenggalung bisa menyesuaikan diri dengan baik ketika memilih habitat di dekat sawah atau kebun orang. Mereka termasuk jenis hewan yang aktif pada malam hari. Musang-musang tersebut biasanya menyembunyikan diri selama siang hari di tempat-tempat berteduh dengan tanaman tebal dan hanya keluar bergerak di daerah terbuka setelah matahari mulai turun.
Satwa ini dikategorikan sebagai pemakan segala atau omnivor. Makanan favorit musang meliputi telur, akar tumbuhan, buah-buahan, dan ikan. Akan tetapi, biasanya mereka cenderung menyukai mencari mangsa berupa hewan-hewank ecil seperti perekem, mamalia mini, ular, katak, burung, serta serangga.

Dalam konteks sosial, musang tenggalung termasuk jenis hewan yang cenderung hidup sendirian. Kecuali pada masa perkawinan, biasanya mereka lebih memilih untuk beraktivitas secara mandiri. Tambahan lagi, setiap individu memiliki daerah_teritorialnya_sendiri-sendiri_yang_mereka_tandai_dengan_cairan_khas_hasil_produksi_badannya._Mereka_sering Menggosok-gosukkan_bagian_tubuh_ini_pada_objek_seperti_pohon_untuk_memperkuat_tanda_perbatasan_itu.
Jika kita perhatikan kebiasaan harian, sepertinya musang tenggalung cenderung lebih aktif di daratan atau menjadi hewan yang seringkali bergerak di permukaan bumi. Walaupun demikian, spesies ini juga mahir dalam mendaki pepohonan.
Animalia
Menurut sumber tersebut, kemampuan musang tenggalung dalam mendaki pohon terutama digunakan untuk dua tujuan yaitu mencari makanan dan melarikan diri dari pemangsanya yang mengejarnya.

Selain memanjat pohon,
musang
Tenggalung juga disertai dengan sistem pertahanan tambahan yaitu kelenjar spesial yang menghasilkan bau tidak menyenangkan. Berdasarkan laporan tersebut,
Animal Diversity
Kelenjar yang memiliki warna kuning kecoklatan disebut sebagaiصند
civet
Dan keluar musang tenggalung melalui anus mereka.
Civet
bisa ditembakkan atau dioles-oleskan ke beberapa benda spesifik oleh musang tersebut.
Aroma tak sedap dari
civet
Ini serupa dengan tindakan yang diambil oleh sigung. Mereka baru akan melepaskan kelenjar tersebut apabila merasa terancam atau ingin menandai area mereka.
Civet
Selain itu, musang tenggalung juga menggunakan komunikasi antara individu sejenis, terutama di antara jantan dan betina saat masa berkembang biak. Tentunya hal ini semakin menambah keunikan hewan tersebut.
civet
Ternyata bisa digunakan sebagai parfum oleh manusia!
Tentu saja, jika diekstrak tanpa penanganan apapun, kelenjar ini mengandung bau yang kurang menyenangkan. Tetapi, setelah diproses,
civet
bisa menciptakan sentuhan harum hewani yang hangat sampai dengan nuansa floral. Berkat
civet
Inilah musang tenggalung yang menarik perhatian lebih dari para manusia, terutama disebabkan oleh nilainya secara ekonomi. Kadang-kadang hewan ini ditangkapi atau dibudidayakan untuk tujuan pemeliharan serta pengumpulan produk-produknya.
civet
yang dihasilkan dari dalam tubuh musang tersebut.

Selama satu tahun, musang tenggalung biasanya mengalami dua periode kawin. Waktu persis ketika mereka harus berkawin tidak diberikan dengan detail dalam teks ini. Namun, diketahui bahwa sepasang musang yang telah menemukan pasangannya akan tinggal bersama selama beberapa saat sampai betina menjadi hamil. Durasi kehamilan pada betina sendiri relatif singkat dan hanya membutuhkan beberapa bulan.
Selanjutnya, dia akan bersalin di semak-belukar, lubang pada batang pohon, atau bahkan tempat tinggal hewan yang sudah tidak digunakan lagi. Dilansir
AZ Animals
Musang tenggalung betina bisa menghasilkan antara 1 sampai 4 bayi yang nantinya akan diurus sendirian oleh ibunya. Menakjubkan, anak musang tersebut tumbuh dengan cepat dan mampu bertahan tanpa bantuan induk dalam waktu kurang dari satu bulan. Akan tetapi, barulah ketika mencapai usia 2 hingga 3 bulan, anak-anak musang itu benar-benar meninggalkan sang induk.

Musang tenggalung dikenal sebagai binatang yang agak mempesona dikarenakan sifatnya yang sungguh penakut serta cenderung terus menyembunyikan diri. Karena hal tersebut, menjadi amat sukar bagi kita untuk mengestimasi jumlah keberadaan mereka di habitat aslinya. Menurut Daftar Merah IUCN, spesies ini dimasukkan ke kategori hewan dengan tingkat keprihatinan rendah (Least Concern), disertai trend pertumbuhan populasinya yang tetap stabil.
Namun demikian, musang tenggalung memang telah menghadapi ancaman besar, terutama dari aktivitas manusia.
Animalia
menurut laporan, musang ini kerap menjadi sasaran perburuan akibat nilainya yang ekonomis
civet
Mereka. Di sejumlah area, musang tenggalung justru dilihat sebagai hama lantaran bisa mengejar dan memakan binatang ternak berukuran kecil. Tidak hanya itu, ancaman konvensional seperti penebangan hutan akibat aktivitas manusia pun turut membahayakan spesies ini, dengan perubahan lahan dari hutan asli menjadi perkebunan kelapa sawit.
Melihat fakta dari
musang
Berada di atas adalah tenggalung, sedangkan hal yang paling mencolok pastinya terletak pada kelenjar.
civet
Siapa menyangka jika hal yang sebenarnya memiliki bau tak menyenangkan justru bisa diubah menjadi bahan dasar parfum dengan aroma premium. Apa pendapat Anda terhadap keajaiban serigala kelaparan ini?
Klungkung,- Pasca musibah tanah longsor yang terjadi di kawasan Goa Jepang Kecamatan Banjarangkan, k...
BALI – Denpasar, Dalam rangka Lomba Mancing, Babinsa Pelda Heri Ptastawan, melakukan atensi da...
Klungkung,- Upacara melasti sebagai rangkaian dari upacara keagamaan karya ngusabha jagat di Pura Ag...
Dompu, NTB – Kodim 1614/Dompu melaksanakan Upacara Bendera 17 September 2025 di Lapangan Makodim 1...
Kupang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat, sebany...
Malaka – Pos Fatuha hadiri Pembukaan Turnamen Sepakbola dan Volly Pesta Emas 50 Tahun Gereja S...
Tabanan PR – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda)...
Kamis, 07 Agustus 2025 | Reok, Manggarai – Musyawarah Desa (Musdes) bukan hanya sekadar forum tahunan, tapi merupakan panggung strategis dalam...
Rote Ndao – Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dan monitoring yang dilakukan Babi...
NTT – Sumba Timur. Komando Distrik Militer (Kodim) 1601/Sumba Timur menerima kunjungan dari Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itdam ...
Dompu NTB– Babinsa Koramil 1614-04/Kilo, Serda Dahlan, kembali melaksanakan kegiatan patroli ronda malam di wilayah binaannya pada Jumat (05/0...

No comments yet.