Dompu, NTB – Keterlibatan aktif jajaran Koramil 1614-02/Kempo kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kali ini, peran strategis ditunjukkan saat menangani kasus kematian seekor sapi milik warga Desa Ta’a yang ditemukan dalam kondisi mati di Dusun Nusa Sari (Kampung Bali), Desa Dorokobo, Kecamatan Kempo, pada Sabtu, 26 Juli 2025.
Ternak milik Andi Harianto, warga Dusun Ta’a, diduga mati akibat luka tembak. Kabar tersebut menyebar cepat dan menimbulkan keresahan. Puluhan peternak dari Desa Ta’a mendatangi lokasi dengan membawa senjata tajam untuk menuntut pertanggungjawaban, hingga situasi berpotensi memanas.
Personel Koramil Kempo bersama jajaran Polsek Kempo segera menuju lokasi guna meredam suasana dan mencegah terjadinya bentrokan. Ws. Danramil 1614-02/Kempo, Peltu Irwan, turut hadir secara langsung dan memimpin proses mediasi antara warga Desa Ta’a dan warga Banjar Bali Dusun Nusa Sari.
Dalam keterangannya di hadapan warga, Peltu Irwan menyampaikan pentingnya penyelesaian masalah secara musyawarah dan menolak pendekatan yang emosional atau saling tuduh tanpa bukti.
“Kami hadir bukan untuk memutuskan siapa yang salah, tapi untuk menjaga agar situasi tetap kondusif. Penyelesaian harus adil, damai, dan berdasarkan kesepakatan bersama tanpa tekanan,” tegasnya.
Pihak Pak Parte, pemilik gudang di sekitar lokasi temuan sapi mati, menolak jika harus bertanggung jawab secara pribadi tanpa bukti keterlibatan. Namun, demi menjaga hubungan sosial yang harmonis, warga Banjar Bali Dusun Nusa Sari akhirnya sepakat untuk memberikan santunan sebesar Rp8.000.000 kepada pemilik sapi sebagai bentuk solidaritas dan penyelesaian damai.
Mediasi berjalan lancar dan disepakati oleh kedua belah pihak. Penyerahan santunan dilakukan pada malam harinya, sebagai bentuk komitmen damai dan tanggung jawab sosial warga.
Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, dengan pengawalan penuh dari Koramil Kempo, Polsek Kempo, Kepala Desa Dorokobo, Kepala Desa Ta’a, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.
(Pendim1614/Dompu)
No comments yet.