Klungkung,- Acara ritual mecaru menyambut hari Tumpek Wayang di Desa Adat Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung berlangsung dibawah pengawasan dan pendampingan aparat di wilayah.
Kegiatan upacara keagamaan ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap datangnya Tumpek Wayang.
Babinsa Tihingan Sertu Putu Agustana menerangkan bahwa kegiatan mecaru ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 6 bulan sekali, tepatnya pada hari suci Tumpek Wayang, dimana untuk kali ini mecaru dipuput oleh Ida Peranda Istri Keniten Griya Tihingan .
Menurut Sertu Putu, tradisi ini digelar dengan tujuan untuk menghindari terjadinya malapetaka dan menjga keseimbangan serta menetralkan alam baik secara sekala dan niskala, “tuturnya.
Keberadaan dirinya bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang adalah dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran seluruh prosesi upacara,”lanjutnya.
Disamping itu, tentu ini menjadi dukungan dirinya dalam pelestarian adat, budaya dan tradisi lokal, “tegas Babinsa Koramil 1610-02/Banjarangkan ini. ( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.