Gianyar – Tampaksiring Jumat (22/8/2025) – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung target Bali menuju Net Zero Emission 2045 terus digelorakan melalui berbagai program kolaboratif. Salah satunya terlihat dalam kegiatan bertajuk Jejak Hijau Desa Sanding menuju Masa Depan Netral Karbon yang berlangsung di Wantilan Poh Tegeh, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar.
Acara ini menjadi momentum penting bagi Desa Sanding untuk bertransformasi menjadi desa percontohan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memberi inspirasi bagi desa-desa lain di Bali dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian alam.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, mulai dari perwakilan Gubernur Bali, Wakil Bupati Gianyar, perwakilan Bank Indonesia, OJK, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, World Resources Institute Indonesia, hingga tokoh nasional Andy F. Noya bersama jajaran PT Bank Maybank Indonesia Tbk serta Maybank Foundation. Dari unsur TNI, turut hadir Danramil 1616-03/Tampaksiring, Kapten Czi I Nyoman Wirahadi D, bersama jajaran forkopimcam.
Dalam kesempatan itu, Danramil Kapten Czi I Nyoman Wirahadi D menegaskan bahwa program lingkungan seperti Jejak Hijau memiliki peran strategis tidak hanya bagi keberlanjutan alam, tetapi juga bagi ketahanan wilayah. “Sebagai aparat teritorial, kami di Koramil memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong masyarakat agar sadar pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Netral karbon bukan sekadar target global, melainkan kebutuhan kita bersama demi generasi mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danramil menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik, khususnya melalui inovasi seperti pemanfaatan maggot. Menurutnya, langkah sederhana di tingkat desa akan menjadi pondasi kuat dalam pencapaian Bali Net Zero Emission 2045. “TNI melalui Babinsa siap bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program hijau ini. Kami ingin Desa Sanding benar-benar menjadi contoh nyata bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.
Kegiatan ini diawali dengan persembahan Tari Pendet sebagai simbol penghormatan budaya Bali, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari berbagai pemangku kepentingan, penandatanganan MoU antara Maybank dengan Committee Net Zero, hingga penyerahan bantuan donasi berupa Triseda kepada Desa Sanding. Peserta juga diajak mengunjungi fasilitas pengolahan maggot yang menjadi pusat inovasi desa dalam mengatasi persoalan sampah organik.
Suasana semakin hangat ketika tokoh publik Andy F. Noya membawakan talk show bertema Suara Desa, Langkah Hijau. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam menjaga bumi, tidak hanya mengandalkan kebijakan pemerintah tetapi juga melalui aksi nyata sehari-hari.
Kehadiran Danramil 1616-03/Tampaksiring dalam acara ini menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program pembangunan berwawasan lingkungan. Sinergi lintas sektor yang ditunjukkan dalam kegiatan Jejak Hijau Desa Sanding menjadi langkah konkret menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan harmonis.
(Pendim 1616/Gianyar)
No comments yet.