NTT-SIKKA. Dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Desa Kopong, Serda Dedi Setiabudi, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Kantor Desa Kopong, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka pada Senin (25/08/2025).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari unsur pemerintahan desa, tenaga kesehatan, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Pj. Kepala Desa Kopong beserta staf, Ketua BPD dan anggota, perwakilan UPTD Puskesmas Kewapante, pendamping desa, bidan desa, kader posyandu, serta para kepala dusun, RT, dan RW.
Susunan acara dimulai dengan pembukaan, doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Pj. Kepala Desa Kopong, Ketua BPD yang sekaligus membuka acara, serta perwakilan dari UPTD Puskesmas Kewapante.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula laporan pemetaan capaian hasil Pemberian Makanan Tambahan (PMT) TA 2025 oleh KPM Desa Kopong, sosialisasi terkait konferensi PMT stunting yang didanai melalui Dana Desa, diskusi/dialog, serta pembacaan dan penandatanganan berita acara.
Babinsa Desa Kopong, Serda Dedi Setiabudi, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di wilayah binaan.
“TNI melalui Babinsa siap mendukung dan mengawal setiap program pemerintah, termasuk upaya percepatan penurunan stunting, karena ini berkaitan dengan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Berdasarkan laporan KPM Desa Kopong, pemanfaat PMT Desa Kopong sebanyak 16 orang, terdiri dari 3 ibu hamil (Kekurangan Energi Kronis) dan 13 balita penderita stunting. Dari jumlah tersebut, 13 bayi dan balita yang sebelumnya mengalami stunting kini telah menunjukkan peningkatan baik dari segi tinggi maupun berat badan.
(Pendim 1603/Sikka)
No comments yet.