Rote Ndao – Babinsa Koramil 1627-01/Baa, Kopda Otnial Bofe menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Tahunan dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kantor Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, pada Rabu (27/8/2025) pukul 11.20 Wita.
Kegiatan musyawarah ini menjadi agenda penting pemerintah desa untuk merumuskan rencana pembangunan tahun depan sekaligus membahas strategi penanganan stunting. Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Kepala Desa Oeseli, pendamping desa, Ketua BPD beserta anggota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua PKK, bidan desa, tenaga pendamping profesional, kader Posyandu, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tenaga gizi, guru PAUD, serta mahasiswa IAKN yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat.
Musyawarah desa diawali dengan penyampaian agenda rembuk stunting. Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah langkah prioritas yang harus ditempuh guna menekan angka stunting di Desa Oeseli. Beberapa poin yang disepakati antara lain peningkatan pelayanan kesehatan dan gizi anak usia 0–59 bulan, peningkatan asupan makanan bergizi bagi ibu hamil dan ibu menyusui, perhatian khusus kepada remaja putri serta calon pengantin, hingga evaluasi rutin pelayanan kesehatan. Selain itu, juga ditegaskan perlunya dukungan anggaran yang lebih memadai untuk memperkuat program kesehatan masyarakat.
Tidak hanya membahas kesehatan, Musdes juga merumuskan rencana pembangunan tahunan desa. Beberapa program yang menjadi prioritas di antaranya pembangunan Rumah Layak Huni (RLH), program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, pengadaan air bersih, pembangunan jamban sehat, serta penggalian tiga unit sumur di Dusun Hurulai. Semua rencana ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Desa Oeseli.
Babinsa Kopda Otnial Bofe yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan dukungan penuh terhadap hasil musyawarah. Menurutnya, keterlibatan semua elemen masyarakat, baik perangkat desa, tokoh masyarakat, maupun pemuda, menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Ia juga menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dalam setiap program, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan wilayah.
Pj Kepala Desa Oeseli dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa program penanganan stunting harus dijadikan prioritas karena menyangkut masa depan generasi muda desa. Ia juga berharap agar rencana pembangunan tahunan yang telah disepakati dapat berjalan sesuai target dan membawa manfaat nyata bagi warga.
Kegiatan musyawarah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Semua peserta memberikan masukan dan mendukung hasil keputusan yang diambil secara mufakat. Dengan adanya Musdes ini, diharapkan program pembangunan dan penanganan stunting di Desa Oeseli Tahun Anggaran 2026 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
No comments yet.