Dompu, NTB – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Dompu (AMRD) berlangsung di depan Kantor DPRD Kabupaten Dompu, Senin (1/9/2025). Ratusan massa yang membawa berbagai isu nasional dan daerah ini mendapat perhatian langsung dari Forkopimda Kabupaten Dompu, termasuk Dandim 1614/Dompu yang turun mendampingi dan mengawal jalannya aksi dari awal hingga akhir.
Sekitar 250 orang massa aksi bergerak dari Masjid Baiturrahman menuju Kantor DPRD Dompu. Mereka menyoroti isu nasional, seperti pengesahan RUU Perampasan Aset, reformasi Polri, hingga penolakan kenaikan pajak dan tunjangan DPR. Sementara pada isu daerah, massa mendesak penanganan kelangkaan gas LPG, perlindungan petani, penanganan stunting, transparansi DBHCT, serta solusi atas penggusuran pedagang kaki lima.
Situasi sempat memanas ketika massa membakar ban dan melempar botol ke arah gedung DPRD. Namun aparat gabungan yang dipimpin Dandim 1614/Dompu bersama Kapolres Dompu sigap menenangkan massa dan menjaga agar aksi tetap terkendali. Dandim secara tegas menghimbau massa untuk tetap tenang, menyalurkan aspirasi dengan damai, dan menghindari tindakan provokatif.
Ketua DPRD Dompu bersama 25 anggota DPRD, Bupati Dompu, Dandim 1614/Dompu, dan Kapolres Dompu menemui massa untuk berdialog terbuka. Kehadiran Dandim memperlihatkan komitmen TNI dalam mendukung penyampaian aspirasi masyarakat dengan cara-cara yang tertib dan aman.
Dalam dialog, Ketua DPRD Dompu berjanji akan menindaklanjuti tuntutan melalui mekanisme resmi, sementara Bupati Dompu memaparkan langkah-langkah konkret pemerintah daerah terkait LPG, perlindungan petani, stunting, penggunaan DBHCT, hingga penataan pedagang kecil.
Massa bersama Forkopimda termasuk Dandim 1614/Dompu mengantar langsung berita acara tuntutan ke Kantor Pos Dompu untuk dikirim ke DPR RI dan Presiden RI. Aksi berakhir dengan aman, tertib, dan penuh kepuasan dari pihak mahasiswa karena aspirasi diterima dan ditandatangani oleh DPRD maupun Bupati Dompu.
Kehadiran Dandim 1614/Dompu yang turun langsung mendampingi Forkopimda menjadi simbol sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan aspirasi rakyat tersampaikan dengan baik.
(Pendim1614/Dompu)
No comments yet.