Gianyar – Payangan Rabu (03/09/2025), suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan terlihat di Banjar Payangandesa, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Ratusan warga berkumpul untuk melaksanakan upacara adat Pitra Yadnya (Ngaben massal) yang diikuti sebanyak 42 sawa.
Demi memastikan jalannya prosesi adat berjalan aman, tertib, dan lancar, hadir langsung Babinsa Desa Melinggih Koramil 1616-07/Payangan, Koptu Made Aspirawan, yang bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Desa Melinggih Aipda I Wayan Dharma dan pecalang Desa Adat Payangandesa. Kehadiran aparat keamanan ini menjadi garda pengamanan sekaligus bentuk dukungan terhadap masyarakat adat yang sedang melaksanakan yadnya suci.
Upacara Ngaben massal ini dipuput oleh Ida Pandita Mpu Siwa Budha Putra Daksa Manuaba, dengan penanggung jawab kegiatan Bendesa Adat Banjar Payangandesa Desa Melinggih. Rangkaian upacara diawali dengan prosesi upakara di pekarangan masing-masing keluarga, sebelum sawa diusung menuju setra/kuburan adat setempat.
Prosesi pemberangkatan sawa berlangsung dengan penuh keteraturan. Dengan jarak sekitar 1.000 meter dari pekarangan menuju setra Dalem Pekung Desa Adat Payangandesa, warga secara bergotong-royong mengusung sarana dan prasarana upacara. Tepat pukul 11.00 Wita, perlengkapan upacara diberangkatkan, disusul pukul 13.00 Wita rombongan sawa bergerak menuju setra. Pada pukul 12.30 Wita, seluruh sawa tiba di setra dan dilanjutkan dengan prosesi upakara serta kremasi. Tahapan akhir ditutup dengan prosesi penghanyutan di sungai, yang menjadi simbol penyucian roh leluhur kembali ke asalnya.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koptu Made Aspirawan menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu mendukung dan menjaga setiap kegiatan adat masyarakat. “Upacara Ngaben ini bukan sekadar prosesi keagamaan, tetapi juga wujud kebersamaan dan penghormatan kepada leluhur. Kami sebagai Babinsa hadir untuk memastikan jalannya upacara berlangsung dengan aman dan tertib, serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh krama yang hadir,” ujarnya.
Sementara itu, dari tempat terpisah, Danramil 1616-07/Payangan, Kapten Inf I Wayan Sudarmika, memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa yang telah bekerja sama dengan aparat lainnya dalam mengawal jalannya upacara. “Babinsa adalah ujung tombak TNI yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan hadirnya Babinsa dalam setiap kegiatan, baik sosial, budaya maupun keagamaan, semakin memperkuat hubungan TNI dengan rakyat serta mendukung terjaganya keamanan dan ketertiban di wilayah binaan,” tegasnya.
Pelaksanaan upacara Pitra Yadnya Ngaben massal di Banjar Payangandesa berjalan aman, tertib, dan penuh makna. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat sekali lagi membuktikan bahwa TNI senantiasa hadir, menyatu, dan berperan aktif dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali yang luhur.
(Pendim1616/Gianyar)
No comments yet.