Manggarai, NTT — Dalam upaya mendukung pelestarian budaya dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Serka Yunus, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Mbaru Gendang (rumah adat) di Kampung Purang, Desa Buar, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, pada Senin (8/9/2025).
Acara tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan rumah adat sebagai pusat kegiatan budaya, musyawarah adat, dan spiritual masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung khidmat dengan prosesi adat yang dipimpin oleh Tua Adat dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini Camat Rahong Utara, Tua Adat Purang beserta warga Kampung Purang, Romo Pastor Paroki Nanu, Kepala Sekolah SDK Nanu, tokoh pendidik, perwakilan Puskesmas Nanu, serta unsur Dinas Pertanian dan Peternakan Kecamatan Rahong Utara.
Dalam keterangannya, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Serka Yunus, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan warga dalam menjaga warisan leluhur.
“Kami dari Koramil sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pembangunan Mbaru Gendang bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap budayanya. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus menjadi penyemangat untuk terus menjaga nilai-nilai adat dan persatuan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu tokoh adat Kampung Purang, Bapak Petrus Janggur, menyampaikan harapannya agar pembangunan Mbaru Gendang menjadi tonggak pelestarian nilai budaya bagi generasi muda.
“Mbaru Gendang bukan hanya milik kami yang tua-tua. Ini adalah warisan untuk anak cucu kita. Dengan kehadiran Babinsa dan pemerintah, kami merasa didukung dan dihargai. Ini menambah semangat kami untuk terus menjaga adat dan jati diri orang Manggarai,” ungkapnya.
Peletakan batu pertama ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan antarwarga dan dengan pihak pemerintah, termasuk TNI, dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di wilayah Kecamatan Rahong Utara.
No comments yet.