Puncak Jaya, Papua – Di tanah yang sejuk dan penuh dengan kearifan tradisi, Prajurit Satgas Yonif 743/PSY Pos Ramil Yambi bersama masyarakat Distrik Yambi menggelar acara bakar batu, Rabu (10/09/25). Asap putih yang membumbung dari tumpukan batu panas itu menjadi lambang persaudaraan, kebersamaan, dan cinta kasih yang kian erat di pegunungan Papua.
Acara bakar batu bukan sekadar memasak makanan, tetapi juga menjadi simbol menyatunya hati dalam ikatan kekeluargaan. Prajurit Satgas Yonif 743/PSY dan masyarakat duduk bersama, tertawa, dan berbagi cerita dalam kehangatan tradisi yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur Papua.
Dankipur C Satgas Yonif 743/PSY, Lettu Inf Angga, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kebersamaan antara TNI dan rakyat.”Kami hadir bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Papua. Melalui bakar batu ini, kami berharap terjalin hubungan yang lebih dekat, saling memahami, dan saling mendukung demi Papua yang damai dan sejahtera,” ungkapnya dengan penuh harap.
Masyarakat pun menyambut hangat kehadiran Satgas. Tokoh masyarakat Yambi, Bapak Pilios Talenggeng, dengan senyum tulus menyampaikan ,”Anak-anak Pos datang, tra hanya jaga kampung, tapi jadi Anak-anak Kami, Kami senang, hati ini rasa damai. Terima kasih banyak sudah turun, duduk makan sama-sama, ikut bakar batu. Semoga kita tetap satu, maju sama-sama di tanah Papua ini.”
Kehangatan acara tersebut menggambarkan bahwa di balik seragam loreng prajurit Yonif 743/PSY ada hati yang tulus untuk selalu bersama masyarakat. Api dari batu yang menyala tidak hanya memasak ubi dan daging, tetapi juga menyalakan semangat kebersamaan antara Satgas Yonif 743/PSY dan Masyarakat Papua.
No comments yet.