Ende, Sebuah kebakaran terjadi pada Minggu pagi (28/9) sekitar pukul 09.30 WITA di Warung Arema, yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, tepat di depan Swalayan Barata. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menurut laporan di lapangan, kebakaran dipicu oleh tumpahan bensin dari sebuah jeriken yang hendak diisi oleh Sdr. Candan Andi Pratama, menantu pemilik warung, dari genset. Saat itu, kompor sedang menyala untuk memasak, dan bensin yang tumpah mengenai area sekitar api, sehingga menyulut kobaran yang cepat menyebar dan membakar sebagian atap dan dinding warung.
Tim gabungan langsung terjun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman, di antaranya:
Babinsa Koramil 1602-01/Ende, Serda Damianus Kerhi
Camat Ende Timur
Personel Polsek Ende dan Brimob Ende
Petugas Damkar Ende
Anggota Dinas Sosial Ende
Masyarakat sekitar Kelurahan Mautapaga
Berkat respons cepat gabungan TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, dan warga, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan sekitar.
Identitas Pemilik Warung Arema:
Bapak Sumarno (70 tahun) dan Ibu Tumiyem (68 tahun), warga Kelurahan Mautapaga.
Kerugian:
Materiil: Diperkirakan sekitar Rp 100 juta berupa kerusakan warung dan perlengkapan dapur.
Korban luka: Sdr. Candan Andi Pratama (34 tahun), mengalami luka pada bagian kaki dan telah dievakuasi ke RSUD Ende untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban jiwa: Nihil
“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan bahan bakar dan peralatan dapur, terutama di lingkungan tempat usaha,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Babinsa Koramil 1602-01/Ende menyampaikan bahwa upaya cepat ini merupakan bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan di wilayah binaan.
No comments yet.