Dompu, NTB – Dalam rangka mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1614/Dompu Letda Inf Abubakar, S.H. melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemantauan langsung proses pengemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Gudang Bulog Dorotangga, Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pengemasan beras SPHP berjalan sesuai prosedur, baik dari sisi kualitas beras, kebersihan kemasan, maupun ketepatan timbangan sebelum disalurkan kepada masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah.
Dalam kesempatan tersebut, Letda Inf Abubakar menegaskan bahwa peran TNI, khususnya melalui Kodim 1614/Dompu, adalah turut mengawasi dan memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran serta transparan.
“Kami hadir untuk memastikan beras SPHP yang dikemas dan disalurkan benar-benar berkualitas baik dan sesuai standar timbangan. Ini penting agar masyarakat mendapatkan manfaat secara adil dari program pemerintah,” ujar Pasiter.
Selain melakukan pengecekan fisik terhadap beras, Pasiter juga berkoordinasi dengan petugas Bulog terkait mekanisme pendistribusian agar penyaluran ke masyarakat berlangsung lancar dan tepat waktu.
Kegiatan pengawasan ini juga menjadi bentuk sinergitas antara Kodim 1614/Dompu dengan Bulog Cabang Dompu, Dinas Ketahanan Pangan, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga ketersediaan pangan serta mencegah potensi kecurangan di lapangan.
Program Gerakan Pangan Murah sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk menekan laju inflasi serta menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.
Melalui keterlibatan aktif TNI AD di wilayah, diharapkan kegiatan pengawasan seperti ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap penyaluran bantuan pangan dan memastikan masyarakat benar-benar menerima beras SPHP yang layak konsumsi, terjangkau, dan berkualitas.
(Pendim1614/Dompu)
No comments yet.