MANGGARAI TIMUR – Ancaman hama pada tanaman padi di Manggarai Timur disambut dengan aksi sigap TNI AD. Pada Kamis (16/10/2025), Pratu Jonsius Burhan, Babinsa Koramil 1612-03/Borong, tampil sebagai pemimpin perlawanan, turun langsung ke lahan persawahan di Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba Utara.
Mengenakan seragam loreng, Pratu Jonsius bersama petani bahu-membahu membersihkan lahan dari hama yang mengancam pertumbuhan padi. Kegiatan ini adalah perwujudan nyata dari semangat gotong royong dan sebuah upaya ganda: menyelamatkan hasil panen dan mempererat tali silaturahmi antara TNI dan komunitas petani.
Pratu Jonsius Burhan menjelaskan bahwa keterlibatan TNI di sawah adalah bentuk kepedulian holistik terhadap kesejahteraan masyarakat dan petani dilingkunga wilayahnya.
“Kami ingin memastikan petani tetap semangat dan tidak menyerah menghadapi tantangan seperti serangan hama. TNI akan selalu hadir membantu, bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut menjaga ketahanan pangan,” ujarnya penuh semangat. Ia menekankan bahwa pendampingan ini melampaui rutinitas, ini adalah komitmen untuk membangun kemandirian pangan daerah.
“Kalau sawah petani subur dan hasil panennya bagus, itu bukan cuma kemenangan petani, tapi kemenangan kita semua,” tambah Pratu Jonsius, menggarisbawahi dampak kemenangan lokal terhadap ketahanan nasional.
Melalui sinergi di Rana Mbata, TNI dan masyarakat terus membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Manggarai Timur.
No comments yet.