Manggarai, 19 Oktober 2025 — Dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan, anggota Kodim 1612/Manggarai melaksanakan kegiatan pembangunan saluran irigasi Waelenteng di Desa Pinggang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang menyasar peningkatan akses pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Frids Kadiwano, yang menjelaskan bahwa pembangunan saluran irigasi ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat untuk mendukung produktivitas lahan pertanian yang selama ini tergantung pada pasokan air hujan.
“Melalui TMMD ini, kami berupaya menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur pertanian. Saluran irigasi ini diharapkan dapat mengairi sawah-sawah warga secara optimal, terutama saat musim kemarau. Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Sertu Frids Kadiwano di sela kegiatan.
Saluran irigasi Waelenteng yang dibangun memiliki panjang sekitar beberapa ratus meter, membentang melintasi lahan pertanian warga. Pembangunan ini melibatkan sinergi antara personel TNI dan warga desa yang turut bergotong royong sejak hari pertama pelaksanaan.
Salah satu warga, Paulus Rangga (52), menyampaikan rasa terima kasihnya atas keterlibatan TNI dalam membantu memperbaiki fasilitas penting di desanya.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya TMMD ini. Dulu air sering tidak sampai ke sawah kami, apalagi saat musim kemarau. Sekarang dengan adanya irigasi ini, kami bisa lebih tenang dan hasil panen mudah-mudahan lebih baik,” tuturnya.
Program TMMD ke-126 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan dan mencakup sejumlah kegiatan fisik seperti pembangunan irigasi, jalan desa, serta kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pelayanan sosial lainnya.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan serta memperkuat hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.
No comments yet.