NTT-KUPANG, – Kodim 1604/Kupang menerima kunjungan kerja Tim Pokja Kajian Strategis Staf Ahli Kasad yang dipimpin Brigjen TNI IGBN Tedja Sukma E., S.Sos., M.Tr.(Han)., M.S.S., bersama Kolonel Inf Eben Ezer Lumban Tobing, S.A.P. Kunjungan tersebut dalam rangka optimalisasi peran TNI AD dalam mendukung Program Sekolah Rakyat, bertempat di Aula Kodim 1604/Kupang, Jl. Moh. Hatta, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Kehadiran tim disambut hangat oleh Pgs. Kasdim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, beserta para perwira staf dan Danramil jajaran. Rabu (05/11/2025).
Dalam sambutannya, Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga, S.Sos menyampaikan permohonan maaf karena Danrem 161/Wira Sakti tidak dapat hadir akibat menghadiri penutupan TMMD di Manggarai. Ia mengucapkan selamat datang kepada tim Staf Ahli Kasad dan menegaskan bahwa kunjungan ini bukan untuk memeriksa, melainkan untuk melihat sejauh mana keterlibatan TNI, khususnya Kodim 1604/Kupang, dalam mendukung program pemerintah melalui Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat.
Ketua Tim Brigjen TNI IGBN Tedja Sukma E. menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar Kodim 1604/Kupang. Ia menegaskan bahwa kunjungan tim tidak bersifat evaluatif, tetapi sebagai bentuk apresiasi dan pemantauan sejauh mana kontribusi TNI dalam mendukung Program Sekolah Rakyat. Program ini merupakan inisiatif Presiden melalui Kementerian Pendidikan dan Kementerian Sosial dengan tujuan memberikan akses pendidikan yang lebih merata. Dari 500 Sekolah Rakyat yang direncanakan, sebanyak 166 sekolah telah berdiri di berbagai wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Asuh Sekolah Rakyat, Solange Guterres, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah terhadap pendidikan masyarakat kecil. Ia menuturkan, sejak tahun 1980-an baru kali ini ia merasakan adanya keadilan sosial yang nyata melalui program Sekolah Rakyat yang memberikan fasilitas pendidikan dan asrama gratis bagi anak-anak Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat di daerah terpencil agar dapat menikmati pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terbebani biaya.
Program Sekolah Rakyat sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 31 Ayat (1) dan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. TNI AD melalui peran satuan kewilayahan, khususnya para Dandim, turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pendidikan nasional. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2025 tentang TNI, Pasal 7 Ayat (2) menjelaskan bahwa TNI dapat membantu tugas pemerintahan di daerah. Dalam konteks ini, Kodim 1604/Kupang memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat di wilayah teritorialnya. (Pendim1604)
No comments yet.