NTT-Kefamenanu, Senin 10 November 2025., Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, Komandan Kodim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., bersama Ketua Persit KCK Cabang XIX Dim 1618, Ny. Sherly Didit P., menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan yang Ke-80 Tahun 2025 yang mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”
Kegiatan upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati TTU, Jln. Basuki Rahmat, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Upacara berlangsung penuh khidmat dan menjadi momen penting untuk menumbuhkan kembali semangat kepahlawanan di tengah masyarakat.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati TTU, Falentinus D. Kebo, S.IP., M.A., selaku Inspektur Upacara, turut dihadiri oleh Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, S.H., Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Letkol Arh Endis Farrul Rizal, S.Hub. Int., M.Sc., Wakapolres TTU Kompol Jemy Oktavianus Noke, Kajari TTU Andir Tri Wibowo, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Kefamenanu AA. Gede Agung Jiwandana, S.H., M.H., Pengadilan Agama Kefamenanu Rauffip Daeng Mamala, S.H., para Asisten Setda, serta jajaran Forkopimda dan OPD Kabupaten TTU.
Dalam amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum refleksi atas jasa dan perjuangan para pahlawan bangsa. “Kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, dan keikhlasan. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu melalui kerja keras, ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada bangsa,” demikian isi amanat tersebut. Amanat tersebut juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial dalam membangun bangsa yang tangguh, sejalan dengan visi nasional dalam mewujudkan Indonesia yang kuat dan berdaulat.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa momentum Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bagi seluruh generasi penerus untuk tidak melupakan jasa para pejuang bangsa. “Semangat kepahlawanan harus kita warisi dalam bentuk kerja nyata, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Bagi prajurit TNI, nilai kepahlawanan itu diwujudkan dengan menjaga keutuhan NKRI, membantu pemerintah daerah, dan menjadi garda terdepan dalam melindungi rakyat,” ungkap Dandim.
Ia juga menambahkan, bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi simbol kebangkitan semangat nasionalisme dan pengingat agar seluruh komponen bangsa terus bersatu dalam menghadapi tantangan zaman demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.
(PENDIM 1618/TTU)
No comments yet.