Jembrana, 10 November 2025 – Komitmen nyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kodim 1617/Jembrana. Serda I Ketut Nur Merta, Babinsa Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, turun langsung ke sawah untuk memantau dan memberikan pendampingan intensif pada kegiatan panen padi reguler di wilayah binaannya.
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan di kawasan Subak Pangkung Jajang, Banjar Pangkung Jajang, Desa Tukadaya. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan sekadar formalitas, melainkan wujud solidaritas dan sinergi antara TNI dengan masyarakat petani dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tingkat lokal.
Mengawal Hasil Optimal dengan Teknologi Modern
Lahan pertanian milik Bapak Made Suargama, salah satu warga binaan Babinsa, menjadi fokus utama pendampingan kali ini. Dengan luasan mencapai 40 are, lahan ini ditanami varietas padi unggulan, Padi Bostom, yang dikenal memiliki potensi hasil yang baik.
Yang menarik, proses panen kali ini telah memanfaatkan teknologi pertanian modern, yaitu menggunakan alat berat Combine Harvester. Penggunaan mesin ini merupakan indikator kemajuan pertanian di Jembrana, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kecepatan panen, namun juga meminimalkan potensi kehilangan hasil panen (losses).
Babinsa memastikan proses operasional alat berat berjalan lancar, aman, dan sesuai standar, sehingga hasil panen dapat dioptimalkan secara maksimal.
Kontribusi Nyata Terhadap Kesejahteraan Petani
Panen yang sukses ini menghasilkan total 3,1 ton gabah, sebuah angka yang membanggakan bagi petani dan wilayah Desa Tukadaya. Serda I Ketut Nur Merta menekankan bahwa pendampingan ini adalah bagian dari tugas pokok Babinsa untuk memberikan motivasi, dukungan teknis, serta membantu mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani.
“Tugas kami sebagai Babinsa adalah memastikan setiap tahapan, mulai dari tanam hingga panen, berjalan lancar dan optimal. Keberhasilan panen ini adalah keberhasilan petani dan juga keberhasilan kita bersama dalam menjaga ketersediaan pangan di Jembrana. Kami akan terus bersinergi dengan Dinas Pertanian dan seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan produktivitas hasil bumi,” ujar Serda I Ketut Nur Merta.
Pendampingan oleh Babinsa juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara petani dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, memastikan mereka mendapatkan akses terhadap bantuan, informasi, dan teknologi pertanian terbaru.
Komitmen Kodim 1617/Jembrana
Kegiatan pendampingan panen padi reguler ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Dandim 1617/Jembrana terus berkomitmen untuk menginstruksikan seluruh jajaran Babinsa agar secara berkelanjutan mendampingi petani, menjadikannya garda terdepan dalam penguatan ketahanan pangan di Bumi Mekepung.
Kehadiran Babinsa di sawah menjadi simbol bahwa negara hadir melalui TNI untuk mendukung kesejahteraan petani dan menjamin stok pangan daerah.
No comments yet.