Jembrana, Bali – Wujud nyata kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah masyarakat ditunjukkan oleh Babinsa Desa Penyaringan, Serka Nym Agus Mahendra, yang aktif terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah tugasnya.
Pada hari Minggu, 16 November 2025, Serka Nym Agus Mahendra melaksanakan kegiatan mejenukan (melayat) ke rumah duka almarhumah Ni Ketut Peni, seorang warga Banjar Anyar Tengah yang meninggal dunia karena sakit usia tua.
Kehadiran Babinsa ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan empati yang mendalam, terutama karena almarhumah adalah ibunda dari I Komang Wikrayama, salah satu anggota Linmas Desa Penyaringan.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serka Nym Agus Mahendra tidak sendiri. Ia bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Aiptu I Dewa Gede Suarnata, SH, serta perangkat Desa Dinas dan Desa Adat Penyaringan.
Kehadiran bersama aparat keamanan dan seluruh tokoh penting desa menunjukkan bahwa Babinsa berperan sebagai perekat yang mampu menyatukan berbagai elemen, mulai dari Perbekel (I Made Dresta), Jro Bendesa Adat (Drs. I Nyoman Sumerta), Ketua BPD, hingga seluruh Kelian Adat dan Dinas.
“Kehadiran kami adalah untuk memastikan bahwa keluarga yang berduka merasakan dukungan penuh dari seluruh unsur desa. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai Babinsa, berada di sisi rakyat dalam suka maupun duka,” ujar salah satu sumber terkait kegiatan tersebut.
Seluruh yang hadir bersama-sama menyampaikan bela sungkawa dan memanjatkan doa (Ngestu) bagi almarhumah.
Kegiatan melayat ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Rencananya, almarhumah akan diupacarakan dalam prosesi pengabenan yang dilaksanakan pada hari Senin, 17 November 2025, di Setra Penyaringan.
Aksi Babinsa Serka Nym Agus Mahendra memperkuat citra TNI yang selalu manunggal dengan rakyat, aktif dalam setiap dinamika sosial, dan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan.
No comments yet.