Buleleng, Banjar — Upaya memperkuat keamanan berbasis adat di wilayah Desa Banjar terus dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas Bantuan Keamanan Desa Adat (Bakamda). Pada Minggu (7/12), bertempat di Bale Saba Kertha Locita, Dusun Munduk, Desa Banjar, Koramil 1609-06/ Banjar menghadiri undangan kegiatan tersebut dengan Danramil Kapten Inf Made Suparsana sebagai narasumber.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 Wita ini dihadiri oleh unsur Bakamda, perangkat desa, serta tokoh adat setempat. Dalam pemaparannya, Kapten Inf Made Suparsana menjelaskan peran strategis Bakamda sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbasis adat di lingkungan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, aparat desa, dan lembaga adat guna menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan harmonis.
Menurutnya, keberadaan Bakamda tidak hanya bertugas menjaga keamanan fisik, namun juga turut membantu menjaga nilai-nilai adat dan budaya Bali agar tetap terpelihara. “Bakamda memiliki fungsi ganda, yaitu menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjadi bagian penting dari pelestarian adat dan budaya. Karena itu, peningkatan kapasitas personel Bakamda menjadi prioritas,” ungkap Danramil.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik dasar pengamanan, pola koordinasi cepat, dan cara menghadapi dinamika keamanan di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan anggota Bakamda dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah desa.
Acara berlangsung hingga pukul 11.45 Wita dan berjalan aman serta lancar. Pihak penyelenggara mengapresiasi kehadiran Danramil 1609-06/ Banjar yang dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam penguatan sistem keamanan adat di Desa Banjar
No comments yet.