
Kota Bima _ Hari Jumat, 12 Desember 2025, di kediaman Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bima, berlangsung acara silaturahmi antara Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc., dengan tokoh agama setempat.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting antara lain Ketua FUI Bima Ustadz Asikin Bin Mansyur,warga binaan khusus sekaligus Ketua Yayasan Cahaya Ukhuwah Gemilang Ustad Muhammad Bin Zedon, warga binaan khusus Muhammad Efendi alias Khoir, Danramil 1608-1/Rasanae Kapten Inf Bambang Irawan, serta anggota FUI Bima Ustadz Halim.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1608/Bima memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kunjungannya yaitu menjalin kerja sama dan memperkuat kerukunan umat beragama demi kelancaran tugas serta pembangunan Bima yang lebih maju dan sejahtera.
Ketua FUI Bima Ustadz Asikin Bin Mansyur mengajak Kodim 1608/Bima untuk bersama berperang melawan narkoba dan LGBT yang telah menjadi masalah serius dan meresahkan masyarakat di Kota dan Kabupaten Bima. Ia juga menyampaikan bahwa para ulama sudah berupaya mencegah praktek LGBT namun butuh dukungan penuh dari instansi terkait. Di samping itu, ia menegaskan permintaan ulama terhadap pemerintah daerah agar mengeluarkan peraturan larangan pesta penyambutan tahun baru demi menjaga ketertiban sosial.
Mendapatkan masukan tersebut, Dandim Samuel Asdianto mengakui bahwa kasus LGBT memang sudah meresahkan berbagai lapisan masyarakat. Sebagai bagian dari tugas Babinsa, pihaknya siap membina masyarakat dan mendukung program-program ulama. Rencana pembentukan forum khusus ustadz untuk menangani kasus LGBT di Kota dan Kabupaten Bima pun diungkapkan serta rencana kegiatan kopi morning sebagai wadah tukar pikiran demi menjaga kerukunan umat beragama.
Setelah silaturahmi di kediaman Ketua FUI Bima, Dandim melanjutkan kunjungan ke kediaman Ustadz Muhammad Zedon. Dalam pertemuan ini, Dandim menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat sekaligus menegaskan bahwa hubungan emosional yang erat antara TNI dan tokoh agama sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya jelang akhir tahun yang rawan potensi gangguan sosial.
Ustadz Muhammad Bin Zedon menyampaikan situasi wilayah Bima saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa para warga binaan khusus saat ini sudah tidak memusuhi aparat tapi justru menentang mereka yang telah berikrar setia pada NKRI. Ustadz Zedon mendukung penuh program Dandim 1608/Bima yang dinilai sangat baik dan membangun.
Acara silaturahmi tersebut berlangsung lancar dan aman, menjadi langkah penting memperkuat hubungan, membangun sinergi, serta menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan pembinaan mental ideologi di wilayah Kota dan Kabupaten Bima menjelang momentum Natal dan Tahun Baru.
No comments yet.