Klungkung,- Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Klungkung diduga menjadi penyebab terjadinya musibah tanah longsor di Pura Manik Tirta Banjar Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung yang mengakibatkan beberapa pelinggih tertimbun material longsor pada Senin ( 19/01/26 ) pagi.
Menerima informasi musibah tersebut, Babinsa Timuhun Serda Kadek Dwi Awan tancap gas menuju lokasi kejadian bersama Perbekel, Bendesa Adat, Klian adat dan Bhabinkamtibmas Desa Timuhun.
Ditemui di lokasi, Serda Kadek menerangkan bahwa membenarkan adanya musibah tanah longsor ini. Iya, sepekan ini, cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi secara terus-menerus mengguyur Klungkung.
Dengan kondisi ini, kemungkinan besar mengakibatkan tergerusnya tanah dari tebing setinggi ±15 meter yang berada di areal Pura Manik Tirta Banjar Kawan dan mengakibatkan longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk kondisi saat ini, material longsoran berupa tanah dan ranting pohon menutupi sebagian area pura serta badan jalan utama di sekitar lokasi kejadian. Dengan kondisi lokasi kejadian berada di area tebing curam dan tergolong sebagai wilayah rawan bencana alam serta material masih basah dan labil, maka untuk penanganan dan evakuasi belum bias kita lakukan,”terangnya.
Hingga saat ini belum dapat dilaksanakan pembersihan dan evakuasi sisa material longsoran. Sementara kita amankan area bencana sembari monitoring situasi serta antisipasi potensi longsor susulan,”lanjutnya.
Dari hasil komunikasi dan koordinasi bersama aparat desa, untuk penanganan dan evakuasi akan kita rencanakan esok hari dengan menggandeng BPBD,”tegasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.