MANGGARAI BARAT – Lapangan hijau di persawahan Sernaru Raba, Kecamatan Komodo, pada Senin (29/9/2025), menjelma menjadi panggung kolaborasi apik antara aparat keamanan dan petani lokal. Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tampak jelas saat Kelompok Tani Fajar Harapan memanen raya bawang merah di lahan seluas 0,5 hektar.
Yang menarik, panen kali ini didampingi langsung oleh duet sinergis: Babinsa Koramil 1630-01/Komodo, Pelda Dethan Eluama, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Wae Kelambu, Aipda Sudirman. Kehadiran TNI dan Polri di tengah lumpur sawah ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah dukungan moril nyata yang memompa semangat para petani hortikultura.
Panen yang sukses ini menjadi buah manis dari kerja keras Kelompok Tani Fajar Harapan yang gigih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca hingga hama. Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengingatkan bahwa kolaborasi adalah kunci keberlanjutan.
“Apabila ada kendala teknis dari penanaman hingga panen, jangan sungkan untuk segera berkoordinasi dengan petugas PPL Kelurahan Wae Kelambu,” ujar mereka, menekankan pentingnya komunikasi aktif agar permasalahan cepat teratasi dan hasil panen mencapai target optimal.
Kehadiran aparat TNI dan Polri disambut hangat. Para petani menilai, dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas jauh melampaui sekadar pengawasan. Ini adalah bentuk motivasi yang menguatkan mental dan semangat kerja kolektif.
“Kami berharap pendampingan ini terus berlanjut. Hubungan baik yang sudah terjalin sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha hortikultura,” ungkap salah satu anggota Kelompok Tani Fajar Harapan, menyoroti peran penting aparat dalam ekosistem pertanian.
Panen bawang merah kali ini tak hanya mengisi lumbung, tetapi juga menyalakan harapan besar bagi peningkatan ekonomi keluarga dan kelompok tani. Dengan sinergi solid antara petani, penyuluh, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, sektor pertanian di Kecamatan Komodo diyakini akan semakin maju dan menjadi fondasi kokoh bagi kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat.
No comments yet.