NTT-SIKKA. Babinsa Koramil 1603-04/Kewapante, Kodim 1603/Sikka, Pelda La Ngkawea menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Khusus pembahasan dan menetapkan perubahan Peraturan Desa (Perdes) terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), revitalisasi kepengurusan, serta program kerja BUMDes Tunas Baru Tahun Anggaran 2025, bertempat di Aula Kantor Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Jumat(17/10/2025).
Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur antara lain pemerintah desa, BPD, Pendamping Desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pengurus BUMDes. Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan kondusif dengan suasana penuh musyawarah dan kekeluargaan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap pembangunan desa. Dalam sambutannya, Pelda La Ngkawea menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta memajukan desa.
“TNI, khususnya Babinsa, akan selalu hadir di tengah masyarakat. Kita siap mendukung program-program pembangunan yang digagas oleh desa, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan,” ujar Pelda La Ngkawea.
Kegiatan ini juga menandai dilakukannya revitalisasi pengurus BUMDes Tunas Baru, dengan tujuan menyesuaikan struktur organisasi dengan kebutuhan aktual desa dan memperkuat efektivitas pelaksanaan program kerja. Dalam pembahasan tersebut, disepakati bahwa fokus utama program kerja BUMDes untuk TA 2025 adalah sektor ketahanan pangan.
“Kami berharap program yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan penuh komitmen dan diawasi secara transparan. Kegiatan ini adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan partisipasi aktif warga,” ungkap Direktur BUMDes Tunas Baru dalam sesi dialog.
Dalam sambutannya, Babinsa Desa Watukobu menegaskan bahwa keberhasilan program kerja desa sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaan program-program BUMDes agar tidak menimbulkan masalah sosial di kemudian hari.
“Program yang baik harus didukung dengan pelaksanaan yang jujur, terbuka, dan diawasi oleh masyarakat. Saya mengajak seluruh komponen desa untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan program kerja ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Pelda La Ngkawea.
Diharapkan, dengan adanya Musdes ini, BUMDes Tunas Baru dapat bertransformasi menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional dan menjadi motor penggerak pembangunan lokal. Babinsa l akan terus mendampingi proses pelaksanaan program untuk memastikan berjalan sesuai dengan aturan dan harapan masyarakat.
(PENDIM 1603/SIKKA)
No comments yet.