Manggarai, 30 September 2025 — Semangat kolaborasi mewarnai rapat lintas sektor yang digelar di Aula UPTD Puskesmas Loce, Kecamatan Reok Barat. Pertemuan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan berbagai instansi terkait ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan program pembangunan wilayah. Kehadiran Babinsa Koramil 1612-02/Reok, Serka Jalaludin, bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan mitra strategis yang aktif mendorong sinergi dan percepatan kemajuan daerah.
Serka Jalaludin tidak sekadar duduk sebagai undangan. Ia aktif memberikan pandangan konstruktif dan berdiskusi langsung, menyoroti pentingnya peran TNI AD sebagai fasilitator dan solusi di tengah masyarakat.
“Peran kami di sini lebih dari sekadar pengawal keamanan. Kami hadir untuk mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi bersama,” tegas Serka Jalaludin. “TNI harus memberikan masukan yang konstruktif agar setiap program pembangunan pemerintah, baik di bidang kesehatan maupun infrastruktur, dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil warga.”
Rapat ini membahas sejumlah isu krusial, meliputi peningkatan layanan kesehatan dasar masyarakat, strategi peningkatan pelayanan publik desa, serta pemetaan rencana kerja pembangunan desa (RKPDes) tahun mendatang. Diskusi berjalan terbuka dan cair, di mana peran Babinsa dinilai berhasil menjembatani komunikasi dua arah yang efektif antara aparat dan masyarakat.
Kepala Puskesmas Loce (sebutkan nama atau jabatan jika ada) mengapresiasi kontribusi Serka Jalaludin yang dinilai telah membawa perspektif baru dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan di lapangan. Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat ini, diharapkan terjalin sinergi yang kokoh antara unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat, demi menjawab tantangan pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kecamatan Reok Barat.
No comments yet.