NTT-KUPANG, – Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I mendampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono serta Senior Manager Transmisi dan Distribusi UIW NTT Bapak Suparje Wardiono pada acara pengguntingan pita peresmian Program Kolaborasi Pembangunan SMP Negeri Oepoli. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, sebagai simbol dimulainya pemanfaatan sarana pendidikan baru di wilayah perbatasan. Kamis (08/01/2026).
Peresmian SMP Negeri Oepoli oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono dilaksanakan sebagai bagian dari program kolaborasi antara PT PLN (Persero) dengan TNI, yang dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh Kodim 1604/Kupang sebagai satuan teritorial setempat. Program ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi generasi muda di wilayah perbatasan RI–RDTL.
Dalam amanat Aster Panglima TNI yang dibacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodam IX/Udayana, Korem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang, Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan peresmian dengan baik dan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi.
Amanat tersebut juga menegaskan bahwa wilayah perbatasan merupakan garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan memiliki peran strategis dalam stabilitas keamanan, politik, ekonomi, sosial, budaya, serta hubungan internasional. Di sisi lain, wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, dengan bentuk ancaman yang semakin kompleks, mulai dari ancaman nonmiliter seperti perang siber, perang informasi, persaingan ekonomi dan teknologi, hingga perebutan sumber daya alam.
Sementara itu, Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I menyampaikan bahwa pembangunan SMP Negeri Oepoli diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan sumber daya manusia di perbatasan. “Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air,” ujarnya. Adapun pembangunan yang telah diselesaikan meliputi tiga ruang kelas, satu ruang guru, tiga unit MCK, pengadaan meubeler untuk tiga ruang kelas dan satu ruang guru, serta satu unit sumur bor. *(Pendim1604)*
No comments yet.