Ende, Dalam rangka mendukung program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan membantu menstabilkan harga bahan pokok di wilayah, Kodim 1602/Ende bersama Koperasi Kartika Buterpra serta seluruh jajaran Koramil telah berhasil menyalurkan sebanyak 113 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat Kabupaten Ende.
Pendistribusian ini dimulai sejak 11 Agustus 2025 dan berlangsung secara bertahap hingga mencapai total 113.000 kilogram per Jumat, 26 September 2025.
Distribusi Dilakukan Bertahap dan Merata
Beras SPHP disalurkan melalui beberapa titik, melibatkan:
Kodim 1602/Ende dan Koperasi Kartika Buterpra (Kel. Potulando, Kec. Ende Tengah)
Koramil 1602-01/Wolowona
Koramil 1602-02/Wolowaru
Koramil 1602-03/Detusoko
Koramil 1602-04/Maurole
serta beberapa desa di wilayah Ende Utara, termasuk Desa Mbomba
Adapun total realisasi distribusi per satuan teritorial sebagai berikut:
Kodim & Komando: 35.315 kg
Koramil 1602-01/Wolowona: 31.210 kg
Koramil 1602-02/Wolowaru: 24.240 kg
Koramil 1602-03/Detusoko: 11.850 kg
Koramil 1602-04/Maurole: 10.385 kg
Pengawasan Ketat dan Aturan Pembelian
Distribusi beras dilakukan dengan pengawasan langsung oleh anggota TNI, guna memastikan pendistribusian tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Setiap warga masyarakat yang membeli hanya diperbolehkan mengambil maksimal 2 kemasan per orang, sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Kodim 1602/Ende menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar distribusi bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya nyata untuk menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dukungan TNI untuk Ketahanan Pangan
Melalui program ini, TNI AD khususnya Kodim 1602/Ende terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan stabilisasi harga, sebagai bagian dari pengabdian terhadap rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Ende.
No comments yet.