NTT-KUPANG, – Dandim 1604/Kupang menyerahkan Dokumen Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan pembangunan SMP Negeri Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, kepada Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemda Kabupaten Kupang, Bapak Yan Kai Maus, M.Si. Penyerahan dokumen tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara peresmian SMP Negeri Oepoli. Kamis (08/01/2026).
Peresmian SMP Negeri Oepoli dilakukan langsung oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyon mewakili Aster Panglima TNI. Kegiatan ini turut dihadiri Senior Manager Transmisi dan Distribusi UIW NTT Bapak Suparje Wardiono, Tim Wasev Ster Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Laut (P) Agus Izudin, S.T., beserta rombongan, serta perwakilan DPRD Kabupaten Kupang Bapak Ferdinand Daos.
Hadir pula Camat Amfoang Timur Bapak Apris Ismail Halla, Romo Paroki Oepoli Romo Gery, Dansatgas Sektor Barat Pamtas RI–RDTL Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, Kepala Desa Netemnanu Utara Yeremias Sefi, Kepala SMP Negeri Oepoli Bapak Hermanus Manggar bersama Guru dan Siswa SMPN Oepoli, Tokoh Adat Amfoang Bapak Tom Kameo, serta unsur masyarakat Oepoli lainnya. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan di wilayah perbatasan.
Dalam keterangannya, Dandim 1604/Kupang menyampaikan bahwa pembangunan SMP Negeri Oepoli merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Kami berharap keberadaan sekolah ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air, khususnya di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Pembangunan SMP Negeri Oepoli merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan PLN yang pelaksanaannya dikerjakan oleh Kodim 1604/Kupang sebagai satuan teritorial setempat. Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pembangunan tiga ruang kelas, satu ruang guru, tiga unit MCK, pengadaan meubeler untuk tiga ruang kelas dan satu ruang guru, serta pembangunan satu unit sumur bor, yang seluruhnya telah rampung 100 persen.
*(Pendim1604)*
No comments yet.