Manggarai Barat — Di tengah hamparan sawah Desa Nantal, peran seorang Babinsa melampaui tugas pengamanan biasa. Serda Lalu Muhamad Pasah, Babinsa Koramil 1630-03/Macang Pacar, tampil menjadi “rekan kerja lapangan” para petani, membaur langsung dalam proses tanam padi.
Aksi ini bukan sekadar formalitas; Serda Lalu secara aktif terlibat langsung, mulai dari mencabut bibit hingga menancapkannya satu per satu ke lumpur sawah yang telah disiapkan.
Bagi Serda Lalu, kontribusinya di ladang adalah mata rantai penting dalam sistem pertahanan negara.
“Ketahanan pangan adalah bagian vital dari pertahanan negara. Ini dimulai dari sawah-sawah seperti di Nantal ini,” ujar Serda Lalu di sela-sela kegiatannya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran fisik di lapangan adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang memberikan dampak psikologis signifikan.
“Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan perut rakyat terisi. Ketika kami turun langsung seperti ini, petani merasa didampingi, dan semangat mereka untuk bercocok tanam pun meningkat,” jelasnya.
Kolaborasi di tengah lumpur Nantal ini sontak memompa semangat petani, membuat pekerjaan penanaman lebih cepat tuntas sekaligus memberikan dorongan moril yang besar. Sinergi ini membuktikan bahwa kemitraan strategis di tingkat akar rumput adalah kunci utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Manggarai Barat.
No comments yet.