Klungkung,- Tidak hanya dalam urusan Kamtibmas wilayah saja, sebagai ujung tombak TNI AD di tingkat desa, Babinsa memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting diberbagai bidang dan sendi kehidupan masyarakat.
Seperti halnya yang terus digencarkan Babinsa Kamasan Koptu Kadek Agus yang selalu hadir dan ada ditengah-tengah masyarakat dalam berbagai bidang kegiatan maupun kehidupan masyarakat, salah satunya adalah pengembangan usaha dan UMKM masyarakat.
Hal tersebut terlihat saat Koptu Kadek Agus melaksanakan komunikasi sosial bersama Pak Ketut Suartana ( 50 tahun ) yang bekerja di tempat usaha kerajinan perak ( bokor ) milik Ibu Wayan Sukerti di Lingkungan Banjar Pande Mas Desa Kamasan, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Minggu ( 02/11/25 ).
Babinsa Kamasan Koptu Kadek Agus menyampaikan bahwa kegiatannya ini merupakan salah satu upaya dirinya untuk menjaga dan meningkatkan silahturahmi dan hubungan keakraban dengan warga serta sekaligus upaya dirinya dalam mendukung peningkatan wira usaha maupun UMKM masyarakat.
Kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda rutin dirinya, untuk hadir memberikan pendampingan serta motivasi bagi warga dalam meningkatkan profesi maupun kreatifitas usaha agar semakin berkembang dan maju,”ujarnya.
Pada kesempatan ini, kita banyak berbincang-bincang tentang profesi yang digeluti pak Ketut serta melihat langsung proses dari pembuatan kerajinan bokor ini,”imbuhnya.
Sementara itu Pak Ketut Suartana menerangkan bahwa bekerja di tempat usaha kerajinan perak ( bokor ) milik Ibu Wayan Sukerti ini sudah ditekuninya sejak lama.
Iya, saya bekerja di tempat ini sudah ditekuninya sejak tahun 90an hingga sekarang. Adapun produk yang dibuatnya berbahan perak maupun kuningan yang kemudian diproses menjadi sebuah karya seni yaitu berupa bokor yang digunakan sebagai tempat sarana kelengkapan persembahyangan umat Hindu,”ucapnya.
Menurutnya, pembuatan 1 buah bokor bisa selesai dikerjakan dirinya sekitar 3 sampai dengan 4 hari, namun juga ada sampai mingguan tergantung tingkat kerumitan ukiran serta besar kecilnya bokor,”ujarnya. ( pendim 1610/Klungkung ).
No comments yet.