Komandan Setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasiKorem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono yang diwakili Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Riko Haryanto, S.I.P, yang di dampingi Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Pejabat Utama (PJU) jajaran Korem 161/Wira Sakti, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana Ny. Indah Riko Haryanto beserta pengurus, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ke-80 yang digelar di Avron Lanud El Tari Jalan Adi Sucipto, Penfui Kota Kupang, Minggu (05/10/2025).
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme, mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia
Maju.”
Upacara tersebut yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Kadis Ops Lanud El Tari Kolonel Pas Sulistyo Utomo, S.I.P., M.Si., Han, serta dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi NTT, unsur TNI-Polri, para pejabat pemerintah daerah, veteran, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kadis Ops Lanud El Tari Kolonel Pas Sulistyo Utomo, S.I.P., M.Si., Han, membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Panglima TNI menegaskan bahwa setiap prajurit TNI harus senantiasa waspada terhadap dinamika perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah.
“Setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan kementerian/lembaga lain, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Panglima TNI dalam amanat yang disampaikan Kasid Ops.
Panglima TNI juga memberikan sejumlah penekanan penting bagi seluruh prajurit dan PNS TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan. Di antaranya, memperkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta selalu meluangkan waktu untuk beribadah agar memperoleh kekuatan dan ketenangan dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Panglima TNI juga mengingatkan agar seluruh prajurit berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, serta tidak latah berkomentar terhadap isu yang dapat merusak nama baik institusi.
“Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas dan hindari segala bentuk tindakan melawan hukum serta yang merugikan rakyat, karena tugas kita semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara tercinta ini,” tutupnya.
Usai rangkaian kegiatan upacara di lanjutkan parade Pasukan demonstrasi drum Band dan defile pasukan dan di ahiri dengan pemotongan tumpeng oleh Kadis Ops Lanud diikuti Kasrem 161/Wira Sakti dan dari Kodaeral VII. Dilanjutkan pemberian nasi tumpeng kepada prajurit yang memasuki masa purna tugas.
Turut Hadir dalam kegiatan Upacara tersebut; Kapoksahli Dankodaeral VII, Asrena Dankodaeral VII dan Para Asisten Kodaeral VII beserta Para PJU dan Kasatker Kodaeral VII, Kasrem 161/Wira Sakti dan Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Kadisops Lanud El Tari dan Para Kasi Lanud El Tari, Dansatbrimob NTT, Irwasda Polda NTT bersama PJU Polda NTT, Kabinda NTT, Kabasarnas Kupang, Kabalak Aju Kodam IX/Udayana, Para Prajutit TNI-AD, AL dan AU serta Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.( Penrem)
No comments yet.