Belu, NTT — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Pos Delomil menerima penyerahan satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield dari warga Desa Lamaksenulu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyerahan senjata tersebut berlangsung di Pos Delomil sebagai wujud kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.
Senjata api laras panjang jenis Springfield tersebut diserahkan secara sukarela oleh seorang warga setempat berinisial Bpk. E (47 tahun) kepada personel Satgas Pos Delomil. Penyerahan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat kepada TNI, khususnya Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Danpos Delomil Letda Arm Andika menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendekatan humanis dan komunikasi yang baik antara personel pos dengan masyarakat binaan. “Penyerahan senjata api ini menunjukkan meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya hidup aman dan damai tanpa kepemilikan senjata ilegal. Kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam setiap kegiatan di wilayah binaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Letda Arm Andika menegaskan bahwa Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad akan terus berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat perbatasan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan di wilayah perbatasan RI–RDTL.
No comments yet.