Manggarai, 9 September 2025 – Dalam rangka menjaga sinergitas antara TNI dan masyarakat serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Praka Lalu Wisnu, menghadiri acara adat Congko Lokap dan Penti yang digelar di halaman rumah Gendang Nter Lango, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan adat tahunan ini merupakan ungkapan syukur masyarakat kepada Tuhan dan para leluhur atas hasil panen yang diperoleh serta permohonan berkat untuk musim tanam berikutnya. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta tokoh-tokoh penting dari wilayah sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Poco Likang, Kepala Puskesmas Wae Mbelleng beserta staf, Bhabinkamtibmas Kecamatan Ruteng, Tua Gendang dan Tua Golo Nter Lango, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala dusun, ketua RT/RW, masyarakat Nter Lango, serta tamu undangan dari Desa Cumbi yang juga membawa tua-tua adat dan tua Gendang setempat.
Dalam keterangannya, Babinsa Praka Lalu Wisnu menyampaikan apresiasinya terhadap kearifan lokal yang masih dijaga dengan baik oleh masyarakat.
“Kami dari Koramil 1612-01/Ruteng sangat mendukung pelestarian budaya seperti Congko Lokap dan Penti ini. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ketahanan budaya bangsa. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat, dalam suka maupun duka,” ujar Praka Lalu Wisnu.
Senada dengan itu, Simpang Jara, salah satu tokoh adat Nter Lango, mengungkapkan pentingnya keterlibatan Babinsa dan aparat lainnya dalam setiap kegiatan adat.
“Kami merasa bangga dan senang karena aparat seperti Babinsa ikut hadir dan menghargai tradisi kami. Ini menunjukkan bahwa budaya dan adat istiadat kami mendapat tempat di hati negara,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa adat dan persembahan simbolik kepada leluhur yang dipimpin oleh tua adat, serta dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan seluruh komponen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat adat dan aparat teritorial, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pelestarian budaya lokal.
No comments yet.