MANGGARAI – Komitmen TNI AD sebagai pengawal ketahanan pangan terwujud melalui aksi nyata di lahan basah. Pada Kamis (16/10/2025), Pratu Hairul Rejeki, Babinsa Koramil 1612-05/Satar Mese, turun langsung ke sawah Desa Paka, Kecamatan Satar Mese, untuk mendampingi petani melaksanakan penyemprotan hama pada tanaman padi yang memasuki masa rawan serangan.
Dengan sigap, Pratu Hairul membantu petani menyemprotkan cairan secara merata, sebuah upaya krusial untuk menjaga produktivitas di tengah tantangan cuaca yang tak menentu. Lebih dari sekadar bantuan teknis, Babinsa muda ini aktif berinteraksi, mendengarkan keluhan petani, dan memberikan motivasi moral agar semangat mereka tetap membara.
Tanggung Jawab TNI: Dari Pertahanan Hingga Ketahanan Pangan Pratu Hairul Rejeki menegaskan bahwa kegiatan di sawah ini adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab Babinsa yang lebih luas.
“Kami di TNI tidak hanya fokus pada pertahanan negara, tapi juga ikut menjaga ketahanan pangan rakyat,” ujar Pratu Hairul. “Kehadiran kami di sawah bukan sekadar membantu fisik, tapi juga memberikan semangat dan rasa aman bagi petani agar terus produktif.”
Aksi pendampingan ini menjadi jembatan silaturahmi yang kuat, mempererat hubungan emosional dan memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa diyakini memberi rasa aman dan dukungan moral bagi petani yang berjuang di garis depan produksi pangan.
TNI percaya, keberhasilan program ketahanan pangan berakar pada kerja sama solid antara TNI, pemerintah daerah, dan petani. Dengan sinergi di Desa Paka ini, diharapkan hasil panen dapat meningkat dan membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh warga. Babinsa membuktikan diri sebagai mitra strategis masyarakat, mewujudkan komitmen nyata TNI melalui langkah kecil namun bermakna di sawah
No comments yet.