MANGGARAI – Ancaman rabies di Kabupaten Manggarai ditanggapi serius oleh jajaran keamanan dan pemerintah daerah. Pada Rabu (01/10), Balai Pertemuan Kecamatan Satar Mese menjadi pusat konsolidasi untuk merumuskan strategi penanggulangan rabies.
Tiga personel Babinsa Koramil 1612-05/Satar Mese yakni Serma Lambertus Lukus, Pratu Abu Haris, dan Pratu Najib turut hadir bersama unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Kehadiran TNI ini menegaskan bahwa penanganan penyakit zoonosis mematikan ini adalah masalah keamanan kolektif.
Harapan Bersama Kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Satar Mese, ditekankan agar mereka mengambil peran lebih serius dalam memastikan kesehatan hewan peliharaan warganya.
Serma Lambertus Lukus menegaskan komitmen TNI. “Kami selalu siap mendukung pemerintah. Rabies bukan hanya soal hewan peliharaan, tapi juga menyangkut keselamatan manusia. Karena itu, vaksinasi hewan dan kesadaran masyarakat jadi kunci utama agar wilayah Satar Mese bebas dari ancaman rabies,” tegasnya.
Dengan sinergi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah, dan tokoh masyarakat, Satar Mese kini bertekad menjadi model wilayah yang tangguh dalam melawan ancaman penyakit, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan dan keamanan bersama.
No comments yet.