Rote Ndao, NTT – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao menggelar kegiatan Skenario Simulasi Menghadapi Bencana Cuaca Ekstrem dan Uji Coba Sistem Peringatan Dini Inklusif, Kamis (16/10/2025). Kegiatan berlangsung di Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, sejak pukul 08.30 hingga 12.10 Wita.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1627-01/Baa, Sertu Nelson Sine, turut hadir mendampingi jalannya simulasi bersama jajaran instansi terkait. Simulasi ini bertujuan melatih masyarakat agar lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat yang disebabkan oleh cuaca ekstrem, seperti banjir, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas BPBD Rote Ndao, Aper Lenama, S.Sos, Kalak BPBD, Janes Naik, S.STP, serta sejumlah pejabat dari BPBD, unsur Camat Lobalain, Kapolsek Lobalain, Lurah Lobalain, Babinsa, Bhabinkamtibmas, anggota Polres Rote Ndao, tim Basarnas sebanyak 20 orang, serta sekitar 60 warga masyarakat.
Simulasi dilaksanakan dengan berbagai skenario penanganan bencana, mulai dari proses evakuasi warga, penanganan korban, hingga koordinasi lintas instansi dalam sistem peringatan dini. Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Dalam kesempatan itu, Babinsa Sertu Nelson Sine juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca yang berubah secara tiba-tiba, serta aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD. Ia juga mengingatkan pentingnya mengenali dan memperhatikan rambu-rambu evakuasi di lingkungan sekitar untuk mempermudah proses penyelamatan diri dan keluarga saat terjadi bencana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Rote Ndao semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
No comments yet.