Ruteng, 14 Agustus 2025 — Semangat kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Makodim 1612/Manggarai dirayakan dengan cara yang tak biasa. Dalam sebuah turnamen voli yang penuh kejutan, para prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana bersatu dalam tawa dan sorak-sorai. Lomba ini bukan sekadar adu skill, tetapi menguji kekompakan dengan aturan yang super unik: bermain voli pakai sarung dan net tertutup.
Lomba ini sukses menciptakan momen lucu yang tak terduga. Para pemain kesulitan bergerak bebas karena terhalang sarung, sementara net yang ditutup kain membuat lawan di seberang lapangan tidak terlihat sama sekali. Setiap pukulan, umpan, dan servis menjadi misteri yang mendebarkan. Bola tiba-tiba jatuh di area kosong, atau melambung ke luar lapangan, mengundang gelak tawa dari penonton dan pemain.
Keseruan semakin memuncak saat Dandim 1612/Manggarai, Letkol Inf Budiman Manurung, bersama Ketua Persit Cabang XVII Dim 1612, ikut turun ke lapangan. Kehadiran mereka seakan memantik semangat persaingan yang sehat dan kebersamaan.
“Ini bukan tentang siapa yang menang, tapi tentang kebersamaan,” ungkap Letkol Budiman Manurung dengan wajah ceria. “Tawa dan momen seperti inilah yang menguatkan ikatan kita sebagai keluarga besar Kodim.”
Lomba voli kreatif ini menjadi puncak dari serangkaian perayaan HUT RI ke-80 di Kodim 1612/Manggarai. Dengan semangat sportif dan penuh keceriaan, perayaan tahun ini berhasil mempererat tali silaturahmi, menunjukkan bahwa di balik tugas berat, kehangatan dan kebersamaan tetap menjadi yang utama.
No comments yet.