Kota Bima, NTB – Kamis, 17 Juli 2025 – Dalam rangka memperkuat semangat nasionalisme, disiplin, dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima menggelar Upacara Bendera di Lapangan Makodim. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur Kodim, meliputi perwira staf, Danramil jajaran, personel militer, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim 1608/Bima.
Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Infanteri Andi Lulianto, S.Kom., M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat tertulis dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.
Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol dedikasi, integritas, dan tanggung jawab setiap prajurit serta ASN TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara.
“Upacara ini mencerminkan komitmen kita sebagai prajurit rakyat, prajurit pejuang, dan prajurit profesional,” tegas Letkol Andi.
Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan penekanan dari KSAD terkait pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran pada semester II Tahun Anggaran 2025. Ia menginstruksikan agar seluruh satuan melaksanakan program secara efektif, efisien, akuntabel, dan transparan, serta meningkatkan pengawasan internal.
“Jangan beri ruang bagi penyimpangan,” pungkas Letkol Andi.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan apresiasi KSAD atas kontribusi nyata prajurit TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional dan penanggulangan bencana melalui berbagai program unggulan, seperti Manunggal Air, Ketahanan Pangan, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembersihan sungai dengan ponton.
“Program-program ini merupakan bukti kehadiran TNI AD yang solutif di tengah masyarakat,” ujarnya.
KSAD juga memberikan peringatan tegas mengenai maraknya judi online dan pinjaman ilegal yang dapat merusak moral individu serta mencoreng nama baik institusi. Ia menegaskan pentingnya keteladanan dan edukasi bagi keluarga serta lingkungan sekitar.
“Jaga kehormatan diri, keluarga, dan satuan. Jangan terlibat!” tegas Dandim.
Mengakhiri amanat KSAD, Dandim mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kehormatan institusi, serta menguatkan semangat pengabdian demi kejayaan TNI AD dan bangsa Indonesia.
“Mari kita senantiasa memohon bimbingan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa agar pengabdian kita selalu diberkahi,” pungkas Letkol Andi.
No comments yet.