Manggarai, 30 September 2025 — Aparat desa dan TNI di Kecamatan Wae Ri’i bersinergi penuh dalam upaya menjaga kesehatan dan ketertiban umum. Anggota Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng Pos Wae Ri’i, Sertu Humaini dan Kopda Sapriadi, memimpin langsung kegiatan Penertiban Hewan Penular Rabies (HPR) di Desa Ranaka, Selasa (30/9).
Kegiatan penertiban ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Kecamatan Wae Ri’i, Pemerintah Desa Ranaka, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Fokus utamanya adalah hewan peliharaan liar seperti anjing, kera, dan kucing yang berpotensi menjadi ancaman penyebaran rabies dan menimbulkan keresahan di tengah permukiman warga.
Penertiban ini bukan sekadar tindakan represif, melainkan langkah preventif yang ditujukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan kolektif. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola dan merawat hewan peliharaan secara bertanggung jawab.
Sertu Humaini menegaskan bahwa partisipasi TNI dalam kegiatan ini adalah manifestasi kepedulian nyata Babinsa terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya untuk mendampingi, tapi juga untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan yang terpenting, membawa manfaat perlindungan bagi warga. Hewan peliharaan harus dijaga, tetapi harus pula ditertibkan demi kebaikan dan keamanan bersama,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kopda Sapriadi menambahkan bahwa isu penertiban HPR adalah tanggung jawab komunal, yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, bukan semata tugas aparat.
“Kami berharap masyarakat Desa Ranaka aktif mendukung langkah ini. Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah dan warga, kita dapat menciptakan lingkungan yang terbebas dari ancaman rabies dan lebih aman untuk semua,” pungkasnya.
Kegiatan penertiban HPR di Desa Ranaka berjalan lancar dan mendapatkan respons yang sangat positif dari warga. Masyarakat berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, memastikan keberadaan hewan peliharaan tetap terkendali dan lingkungan tetap kondusif.
No comments yet.