NTT-SIKKA. Pasipers Kodim 1603/Sikka, Kapten Inf Nicolaus Nama Dalot, menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten Sikka Tahun 2025 yang digelar di Gedung SCC, Jalan A. Yani, Kecamatan Alok Timur, Kamis (11/12/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi.
Rakor ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan pimpinan OPD terkait, di antaranya Kajari Sikka Armadha Tangdibali, S.H., M.H., Palaksa Lanal Maumere Mayor Laut (T) Nono Sumarno, Kadis BPKAD Paulus Prasetya, S.E., Kadis PKB Germanus Goleng, Kadis Kesehatan Petrus Herlemus, Kadis Pertanian Jemy Sadipun, para pimpinan OPD serta jajaran PNS Kabupaten Sikka.
Kegiatan diawali pembukaan oleh Wakil Bupati Sikka, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sesi pembahasan terkait strategi percepatan penurunan stunting, serta penyampaian materi teknis oleh OPD terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Pasi Pers Kodim 1603/Sikka, Kapten Inf Nicolaus Nama Dalot, menyampaikan bahwa TNI AD melalui Kodim 1603/Sikka siap mendukung penuh seluruh program pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting.
Ia menegaskan bahwa upaya penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor, termasuk TNI sebagai bagian dari komponen bangsa yang memiliki fungsi pembinaan teritorial.
“TNI, khususnya Kodim 1603/Sikka, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, puskesmas, dan perangkat desa untuk mendorong percepatan penurunan stunting. Babinsa di setiap desa sudah kami tekankan untuk aktif mendukung program Posyandu, pemantauan gizi, serta pendampingan keluarga berisiko stunting. Ini adalah wujud komitmen kami dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas generasi masa depan Kabupaten Sikka,” tegas Pasi Pers.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang kuat serta integrasi data antarinstansi menjadi kunci penting dalam memastikan intervensi tepat sasaran. Kodim, melalui jajaran Babinsa, siap membantu penyebarluasan informasi, edukasi masyarakat, dan pendampingan kegiatan di lapangan.
Rakor ini menekankan lima poin utama: evaluasi capaian program tahun sebelumnya, penguatan sinergi lintas sektor, perumusan rencana aksi daerah (RAD) tahun 2025, peningkatan kualitas program dan pengawasan anggaran, serta penguatan komitmen TPPS untuk mencapai target penurunan stunting.
(Pendim 1603/Sikka)
No comments yet.