Bima, 15 Januari 2026 – Pada hari Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di SDN 2 Ntonggu, Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, telah dilaksanakan pembukaan secara paksa penyegelan sekolah oleh gabungan TNI-Polri dan Satpol PP. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., dan Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar.
Tim keamanan gabungan terdiri dari 15 personil Kodim 1608/Bima, 15 personil Polres Bima, dan 30 personil Satpol PP diturunkan untuk mengawal pembukaan penyegelan sekaligus menjamin kelancaran proses pendidikan di SDN 2 Ntonggu. Sebelumnya, Wakil Bupati beserta unsur terkait melakukan negosiasi dengan ahli waris yang memutuskan menolak membuka penyegelan. Oleh karena itu, langkah pembukaan paksa dilakukan demi menjamin hak anak didik memperoleh pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bima menegaskan bahwa lahan yang ditempati sekolah merupakan hak milik pemerintah daerah Kabupaten Bima yang telah mendapatkan pengesahan dari Kantor Pertanahan. Terkait sengketa lahan, pihak pemerintah daerah memastikan bahwa ini bukan sengketa murni sehingga proses pendidikan wajib dilanjutkan tanpa hambatan.
Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan menambahkan, “Pendidikan adalah prioritas utama kami sebagai aparat keamanan. Kami hadir untuk mengamankan hak anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak dan tanpa gangguan. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatan pengamanan kami utamakan keberlangsungan pendidikan sebagai bagian dari pengabdian kami untuk masyarakat.”
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat, perangkat desa, dan elemen masyarakat yang telah turut berkontribusi menjaga suasana tetap kondusif selama dan pasca kegiatan. Ia juga menekankan bahwa segala persoalan hukum yang terkait akan diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Pasca pembukaan penyegelan, situasi Desa Ntonggu dilaporkan aman dan kondusif, mendukung lancarnya aktivitas belajar-mengajar dan ketertiban masyarakat setempat.
No comments yet.