Ende, Kodim 1602/Ende terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga Rabu, 24 September 2025, total beras sebanyak 110 ton telah didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Ende melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Distribusi beras SPHP ini dilaksanakan sejak 11 Agustus 2025, dan melibatkan kerja sama antara Kodim 1602/Ende dengan Koperasi Kartika Buterpra. Kegiatan distribusi dipusatkan di Makodim 1602/Ende yang berlokasi di Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah, serta disebarkan ke seluruh wilayah kerja Koramil jajaran.
Rincian Distribusi Harian
Sejak dimulainya pendistribusian, kegiatan ini telah dilaksanakan hampir setiap hari. Puncak distribusi terjadi pada:
20 September 2025 dengan penyaluran 10 ton
22 September 2025 sebanyak 11 ton
Disusul hari-hari lainnya dengan jumlah variatif antara 300 kg hingga 8 ton per hari
Adapun penyaluran terakhir dilakukan pada 24 September 2025 sebanyak 2 ton, menambah capaian sebelumnya sebanyak 108 ton, sehingga total hingga hari ini mencapai 110 ton beras.
Sebaran Penyaluran
Distribusi beras SPHP mencakup lima wilayah Koramil di bawah naungan Kodim 1602/Ende dengan rincian sebagai berikut:
Makodim/Komando: 35,315 ton
Koramil 01/Wolowona: 30,210 ton
Koramil 02/Wolowaru: 24,240 ton
Koramil 03/Detusoko: 11,850 ton
Koramil 04/Maurole: 8,385 ton
Hal ini menunjukkan komitmen TNI AD melalui Kodim 1602/Ende dalam membantu stabilisasi harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.
Mekanisme dan Penekanan
Guna memastikan pemerataan dan tepat sasaran, Kodim 1602/Ende menekankan bahwa setiap masyarakat hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan beras. Langkah ini bertujuan agar distribusi merata dan bisa menjangkau lebih banyak warga.
Komitmen Kodim 1602/Ende
Komandan Kodim 1602/Ende melalui stafnya menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut sesuai dengan arahan Komando Atas dan kebutuhan masyarakat. Kodim juga membuka ruang koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menjamin kelancaran distribusi serta memastikan stok beras mencukupi.
No comments yet.